Dikeroyok Preman di Bungurasih, Anggota TNI Babak Belur

Salah satu preman pelaku pengeroyokan TNI di Terminal Bungurasih ditangkap polisi (Foto / Metro TV) Salah satu preman pelaku pengeroyokan TNI di Terminal Bungurasih ditangkap polisi (Foto / Metro TV)

SIDOARJO : Seorang anggota TNI babak belur dikeroyok preman di Terminal Purabaya Bungurasih. Akibat pengeroyokan ini, korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan harus dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

Kasus pengeroyokan anggota TNI ini terungkap setelah warga menemukan seorang pemuda tergeletak di kawasan terminal dengan sejumlah luka. Hasil penyelidikan polisi, korban ternyata Anggota TNI AL Pratu JYS. Korban terkapar setelah dikeroyok lebih dari 10 preman.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji mengatakan, kejadian ini bermula saat korban berjalan keluar dari terminal. Tiba-tiba salah seorang preman yang nongkrong di terminal meneriakinya maling. Seketika, korban langsung dikejar sekelompok orang yang juga gerombolan preman dan dihajar beramai-ramai.

"Para pelaku ini merupakan preman yang biasa mangkal di terminal. Ini tidak bisa dibiarkan. Harus dibersihkan," katanya, Senin 24 Mei 2021.

Baca Juga : Gempa Malang, Kerusakan Bangunan Bertambah Jadi 404 Rumah

Sumardji mengatakan, pihaknya telah bergerak cepat atas insiden tersebut dan telah menangkap empat dari 10 orang yang diduga mengeroyok korban. Keempat pelaku masing-masing berinisial UNH, RTR, FCP, dan YMK. Keempat pelaku merupakan warga dari sejumlah daerah di Jawa Timur.

"Empat pelaku langsung kami tahan. Kami juga masih memburu para pelaku lain. Kemungkinan lebih dari 10. Kami akan kejar terus sampai tertangkap semua," katanya.

Sementara itu, sejak kejadian pada Minggu 23 Mei 2021 hingga Senin 24 Mei 2021 dini hari, aparat gabungan TNI dan Polresta Sidoarjo dan Satpol PP terus berjaga di kawasan Terminal Purabaya Bungurasih. Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi balasan.

 


(ADI)

Berita Terkait