Tim SAR Kembali Temukan Satu Korban Longsor di Lumajang

Tangkapan layar: Tim SAR gabungan menemukan jenazah korban Rohim pada hari ketiga pencarian pada Kamis (6/6/2024) sore. (ANTARA/HO-relawan) Tangkapan layar: Tim SAR gabungan menemukan jenazah korban Rohim pada hari ketiga pencarian pada Kamis (6/6/2024) sore. (ANTARA/HO-relawan)

Lumajang: Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban lagi dari tanah longsor di Desa Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis sore sekitar pukul 17:00 WIB. Total korban yang ditemukan hingga kini mencapai tiga orang.

"Satu korban atas nama Rohim warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia ," kata Komandan Operasi SAR, Rudi Prahara dikutip dari Antara, Jumat, 7 Juni 2024.

Ia menjelaskan bahwa jenazah Rohim ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi penemuan korban Dwi Suprapto, yang sebelumnya ditemukan pada Rabu (5/6).

"Puluhan personel gabungan berusaha maksimal untuk melakukan pencarian korban longsor dengan menggunakan beberapa metode yakni penggunaan anjing pelacak, peralatan manual (seperti cangkul dan sekop), drone hingga penggunaan alat berat berupa ekskavator," tambahnya.

Tim SAR gabungan fokus melakukan pencarian di sisi barat tebing yang longsor, karena khawatir akan terjadi longsor susulan di sisi timur yang masih berpotensi longsor.

"Kami tetap mengutamakan keselamatan Tim SAR dalam melakukan pencarian korban, sehingga proses pencarian dilakukan di sebelah barat saja, termasuk alat berat juga diarahkan ke barat,"  kata Rudi, yang juga anggota Basarnas Jember.

Dalam tiga hari pencarian, ditemukan tiga korban longsor dalam kondisi tak bernyawa: Kusnadi (40) dari Desa Pronojiwo ditemukan pada Selasa (4/6) sore, Dwi Suprapto ditemukan pada Rabu (5/6), dan korban Rohim ditemukan pada Kamis ini.

"Masih ada satu korban yang belum ditemukan yakni Junaidi (26) warga Kabupaten Malang. Proses pencarian malam ini dihentikan sementara dan pencarian akan dilanjutkan pada Jumat (7/6) pagi," ujarnya.

Tebing sungai di aliran lahar Gunung Semeru di Dusun Supit, Desa/Kecamatan Pronojiwo, longsor pada sisi timur sehingga material longsor mengarah ke barat, menimpa pekerja tambang pasir lokal di dusun tersebut pada Selasa (4/6).

Ada lima penambang di lokasi tersebut, namun satu penambang, Abdul Latif, berhasil selamat dari reruntuhan tanah longsor, sedangkan empat penambang lainnya yaitu Junaedi, Dwi Suprapto, Kusnadi, dan Rohim tertimbun longsor setinggi 15-20 meter.


(SUR)

Berita Terkait