Demo! Warga Madura Tolak Penyekatan Suramadu dan Swab Massal

Ratusan massa dari Madura menggelar aksi unjuk rasa di depan Pos Penyekatan Suramadu. (metrotv) Ratusan massa dari Madura menggelar aksi unjuk rasa di depan Pos Penyekatan Suramadu. (metrotv)

SURABAYA: Ratusan warga mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Madura Bersatu mengelar aksi unjuk rasa di pintu keluar jembatan Suramadu sisi Surabaya, Senin 21 Juni 2021. 

Massa menutup akses jalan keluar Suramadu hingga macet total. Dalam aksinya, massa menolak adanya penyekatan dan tes swab massal di jembatan Suramadu sisi Surabaya karena dianggap menghambat aktivitas warga. 

Dengan berkonvoi mengendarai sepeda motor dan truk komando, ratusan warga Madura melintasi jembatan Suramadu hendak menuju Kantor Balai Kota Surabaya. 

Namun di pintu keluar Suramadu sisi Surabaya atau tepatnya di pos penyekatan Suramadu, massa berhenti dan berorasi. Sejumlah aparat keamanan bersenjata lengkap dari TNI maupun Polri sudah bersiaga di lokasi sejak pagi. 

BACA: Nakes di Bangkalan Meninggal Positif Covid-19, Sudah 2 Kali Vaksin!

Dalam orasinya, massa menolak adanya penyekatan dan tes swab massal yang setiap hari digelar di pos penyekatan Suramadu sisi Surabaya. 

Sebab, dengan adanya penyekatan dan tes swab massal  menghambat aktivitas warga madura yang setiap hari pulang-pergi ke madura melintasi jembatan Suramadu. 

"Adanya penyekatan dan tes swab massal justru menimbulkan kerumunan dan terjadi penyebaran covid-19, " ujar Samsul Arifin, Korlap Aksi saat berorasi. 

Aksi di pos penyekatan suramadu sisi surabaya berjalan tertib. Setelah berorasi, massa melanjutkan aksinya di depan Kantor Balai Kota Surabaya di jalan Wali Kota Mustajab Surabaya. 

Rencananya, mereka akan meminta bertemu Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan menuntut pos penyekatan dan tes swab massal di jembatan Suramadu sisi Surabaya segera dibongkar. 
 


(TOM)

Berita Terkait