Atap Ambruk, Siswa SD di Ngawi Belajar di Lorong Kelas

Sejumlah siswa belajar di lorong kelas/metrotv Sejumlah siswa belajar di lorong kelas/metrotv

NGAWI: Potret buram dunia pendidikan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur kembali ditemukan. Sejumlah siswa SDN  Karang Malang 1, Kecamatan Kasreman terpaksa belajar di lorong kelas karena atap ambruk.  

Dari pantuan di lapangan, kondisi SDN 1 Karang Malang  memang menganaskan. Terdapat kerusakan parah di dua bangunan atap  ruang kelas 1 dan 4. Kerusakan terjadi sudah sejak dua tahun lalu, namun belum ada perbaikan dari Dinas Pendidikan.

Suratno, salah satu guru SDN Karangmalang 1 menjelaskan,  kerusakan ruang kelas meliputi atap bangunan di kelas 1 dan 4. Kondisi kayu kuda-kuda atap sudah banyak yang lapuk.

"Pihak sekolah juga telah memasang penyangga dan menurunkan genteng atap bangunan. Pihak sekolah mengambil kebijakan dua ruang tersebut harus dikosongkan karena bisa membahayakan siswa, " ujarnya.

BACA: Rumah Tertutup Pagar Tembok Tetangga, 7 Tahun Harus Memanjat

Kondisi ini membuat pihak sekolah harus mengatur strategi agar proses belajar mengajar tetap berjalan, termasuk melakukan pembelajaran siswa di lorong kelas dengan sebagian ditutup seng.  

Untuk pembelajaran saat ini, yakni siswa kelas 1 dan 2 menggunakan satu ruang di kelas 2 yang di sekat. Siswa kelas 4 menggunakan ruang kelas 3, siswa kelas 5 dan 6 di ruang sendiri.

"Sedangkan untuk siswa kelas 3 di bagian lorong antara kelas 5 dan 6, " ujarnya.

Saat ini, pihak sekolah dan siswa hanya berharap kepada Dinas Pendidikan untuk segera melakukan perbaikan pada ruang kelas yang rusak agar kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan dengan baik.

 


(TOM)

Berita Terkait