Total ada 57 guru dan pegawai SMP Negeri 2 Karangrejo yang menjalani rapid test. Sedangkan empat orang yang reaktif, yaitu 2 orang guru dan 2 orang pegawai tata usaha.
“Empat orang guru dan pegawai tersebut langsung menjalani test swab dan melakukan isolasi selama 14 hari ke depan di rumahnya masing-masing, sambil menunggu hasil swab keluar, sekitar tiga atau empat hari lagi, “ ujar Dr Herman Fadali, Kepala Puskesmas Karangrejo.
Meski kepala TU terpapar covid-19, dan empat lainnya reaktif, namun pihak sekolah masih melakukan kegiatan belajar tatap muka dengan membatasi siswa dengan pengawasan protokol kesehatan yang ketat.
(TOM)