Viral, Positif Covid-19 Malah Pelesir ke Malang

Wali Kota Malang Sutiaji mengawasi swab massal karyawan supermarket (Foto /  Metro TV) Wali Kota Malang Sutiaji mengawasi swab massal karyawan supermarket (Foto / Metro TV)

MALANG : Warga malan dihebohkan dengan unggahan pemilik akun Facebook Reza Fahd Adrian. Akun tersebut menceritakan batal melakukan perjalanan ke Gili Ketapang karena terpapar virus covid-19. Setelah diketahui positif, dia justru berwisata ke Kota Batu dan Kota Malang.

“Om imron (omicron) kali ini ringan gejalanya, mungkin karena alumni delta sebelumnya jadi hampir tak terasa. Gejalanya tenggorokan gatel, agak sakit seperti radang, badan sumer dan bersin-bersin sedikit yah seperti divaksin moderna lah tapi jalan-jalan terus,” tulis postingan pemilik akun.

Dalam postingan itu Reza juga mengabadikan foto saat sedang berbelanja di Supermarket Lai-Lai Kota Malang di Jalan Semeru. Postingan ini mendapat respon negatif dari para netizen. Melihat fenomena itu, Pemkot Malang langsung bergerak cepat melakukan tes usap terhadap seluruh karyawan supermarket.

Wali Kota Malang Sutiaji memimpin langsung swab massal ini. Dia mencatat beberapa hal yang perlu dibenahi pengelola soal protokol kesehatan (prokes).

Baca Juga : Langka, Sopir Ekspedisi Perusahaan Gelapkan 3.000 Botol Minyak Goreng

“Tadi kita temukan aplikasi PeduliLindungi tidak dipakai sehingga saya minta berita acara pemeriksaan (BAP) oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Untuk swab sudah dilakukan, dari 30 sampel ada satu yang positif dan berikutnya kami tracing bersama puskesmas terkait,” kata Sutiaji.

Atas beberapa temuan tersebut, Satpol PP Kota Malang langsung memasang segel penutupan sementara terhitung mulai 7 hingga 21 Februari 2022 demi menghindari penularan lebih lanjut. Waktu tersebut diharapkan juga dapat dimanfaatkan untuk adanya perbaikan prokes oleh pengelola.

Sutiaji mengatakan, temuan hari ini menjadi pengingat bersama termasuk bagi masyarakat dan para pengelola tempat usaha lain. Untuk disiplin menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan prokes lainnya.

“Saya mengimbau kepada semua pengunjung yang sempat berbelanja di sini beberapa hari terakhir untuk aktif melakukan swab. Bagi masyarakat luas saya mengimbau kesadarannya untuk menerapkan prokes. Juga bagi dunia usaha agar ekonomi sama-sama bangkit tolonglah dikuatkan, termasuk memakai aplikasi PeduliLindungi,” tandas Sutiaji.

Terkait penanganan terhadap oknum masyarakat yang diduga melakukan perjalanan saat berstatus positif covid-19. Sutiaji memastikan Polresta Malang Kota sudah mengidentifikasi dan melakukan langkah pemanggilan kepada yang bersangkutan


(ADI)

Berita Terkait