Perkiraan Wajah Firaun Tutankhamun Terungkap, Kepala Unik hingga Otak yang Besar

Perkiraaan penampakan struktur kepala dan wajah Firaun (Foto / Istimewa) Perkiraaan penampakan struktur kepala dan wajah Firaun (Foto / Istimewa)

SURABAYA : Firaun Tutankhamun yang dikenal sebagai Raja Tut bisa dibilang penguasa paling terkenal dalam sejarah Mesir Kuno. Perkiraan wajah baru memberikan gambaran sekilas tentang seperti apa wajah tokoh bersejarah ini. Perkiraan wajah Raja Tut baru memberikan gambaran sekilas tentang seperti apa rupa tokoh sejarah itu, mengungkapkan wawasan baru tentang beberapa karakteristik wajah mantan raja.

"Tutankhamun menarik minat arkeologis bukan hanya karena harta pemakamannya yang terkenal di dunia, tetapi karena dia memerintah selama satu dekade pada fase penting dalam sejarah Mesir," kata Michael Habicht, peneliti senior di Flinders University di Australia.

Untuk membuat pendekatan tiga dimensi wajah King Tut, tim peneliti internasional menggunakan pemindaian CT (computed tomography) dari tengkorak lengkap mumi. Mereka juga merujuk sinar-X dan pengukuran tengkorak yang diambil oleh para arkeolog. Penelitian sebelumnya mencatat tengkorak Firaun Tutankhamun sedikit lebih panjang dari biasanya.

baca juga : Dipanggil Masbro, Ini 6 Keunikan Kapibara

Investigasi baru menemukan bukti tambahan untuk temuan ini. Saat mempelajari data, para peneliti memperhatikan dia tidak hanya memiliki bentuk kepala yang unik tapi juga volume otak yang sangat besar, terutama jika dibandingkan dengan tengkorak mayat yang pemindaiannya juga tersedia di database penelitian. Rata-rata manusia memiliki volume otak sekitar 75 inci kubik (1.234 sentimeter kubik). Sedangkan volume otak firaun adalah 87 inci kubik (1.432 cm kubik).

"Tengkoraknya memiliki bentuk tertentu; dalam penelitian kami, pengukuran menunjukkan kedekatan dengan tengkorak yang mengalami [pembentukan kembali tengkorak], tetapi ini tampaknya bukan kasus Tutankhamun, karena meskipun memiliki bentuk yang aneh dan memanjang, semuanya menunjukkan itu adalah tengkorak alami," kata rekannya peneliti studi Cícero Moraes, seorang ahli grafis Brasil.

Para peneliti menciptakan dua perkiraan wajah. Pertama gambar skala abu-abu "objektif" yang menunjukkan firaun dengan mata tertutup dalam posisi netral, sebagaimana dikutipi dari Live Science. Kedua, versi berwarna yang menawarkan "elemen yang diperlukan kemanusiaan yang lengkap", menggambarkan seorang pria muda dengan kepala gundul dan warna kulit gelap memakai eyeliner, seperti gaya pada saat itu, menurut penelitian tersebut.

 


(ADI)

Berita Terkait