Kepala Disdik Jatim Puji Siswa SMA & SMK yang Borong Medali di Ajang Internasional

Siswa SMA/SMK Jatim yang meraih medali di ajang internasional. (FOTO ANTARA/HO-Dinas Pendidikan Jatim) Siswa SMA/SMK Jatim yang meraih medali di ajang internasional. (FOTO ANTARA/HO-Dinas Pendidikan Jatim)
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur (Jatim), Aries Agung Paewai, memberikan apresiasi kepada para pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jatim yang berhasil membawa pulang medali dari sejumlah ajang kompetisi internasional.

“Saya berterima kasih dan memberikan apresiasi terhadap kerja keras para siswa dalam mengangkat nama Indonesia, utamanya Jawa Timur di ajang kompetisi internasional,” kata Aries, dikutip dari Antaranews, Senin, 31 Juli 2023.

Ia menyebut sejumlah siswa dari berbagai sekolah berhasil membawa medali dari beberapa kompetisi internasional. Di antaranya siswa SMAN 4 Surabaya meraih medali emas, SMAN 10 Surabaya meraih emas dan perak, serta SMAN 5 Kota Malang meraih medali perak dalam ajang World Innovation Creativity Olympic (WICO) 2023 di Seoul, Korea Selatan (Korsel), pada 27-29 Juli 2023, yang diikuti oleh ribuan peserta dari 27 negara peserta.

Selanjutnya, SMAN 1 Giri Banyuwangi juga berhasil meraih juara satu SKITE (drama komedi pendek) dalam ajang Nairong International Students Conference (NISC) 2023 di Thailand, yang diikuti delapan peserta.

Sementara itu, SMKN 1 Jenangan Ponorogo meraih medali perak pada bidang lomba Mechatronics dalam ajang 13th World Skills ASEAN (WSA) 2023 di Singapura, pada 23-25 Juli 2023.

Selain kepada siswa, Aries beserta pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada pihak guru dan kepala sekolah yang telah mendukung para siswa tersebut.

“Prestasi yang diukir pelajar SMA/SMK Jawa Timur ini luar biasa. Anak-anak hebat. Mereka memanfaatkan peluang sebaik mungkin dalam mengukir prestasi. Tak terkecuali juga para guru yang tidak pernah lelah membimbing dan membina siswa,” lanjut Aries.

Aries menambahkan, adu inovasi, adu gagasan, dan memperbanyak bacaan penting dilakukan oleh siswa karena mereka yang akan menjadi penentu di era Indonesia Emas 2045 mendatang.


(SUR)

Berita Terkait