TULUNGAGUNG: Ledakan kasus positif covid-19 terjadi di Tulungagung. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Jawa Timur mencatat ada penambahan 41 kasus baru, Senin 15 Juni 2020.
Penambahan 41 kasus ini menjadi tertinggi di Tulungagung sejak pandemi virus korona mulai terdeteksi kasus positif pada pasien PDP asal Kecamatan Bandung pada akhir Maret lalu.
Selain itu, tambahan 41 pasien positif ini juga menjadikan Tulungagung berada di posisi kedua sebagai daerah terbanyak kasus baru di Jatim. Posisi pertama ditempati Surabaya dengan penambahan 105 orang.
Hingga hari ini, total pasien positif covid-19 di Tulungagung berjumlah 138 orang. Temuan 41 kasus baru positif Covid-19 hasil tes usap (swab) keliling yang dilakukan laboratorium mikrobiologi RSUD dr. Iskak, Tulungagung menggunakan sarana pendukung mobil PCR "Safe Indonesia".
Sekretaris II Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Tulungagung dr. Kasil Rokhmad mengatakan 41 kasus baru ini tersebar di 16 dari total 19 kecamatan yang ada di Tulungagung.
Jumlah pasien baru positif lorona paling banyak diidentifikasi berasal dari Kecamatan Bandung sebanyak 12 orang, disusul dari Kecamatan Boyolangu, Gondang, dan Ngunut masing-masing empat orang.
Selebihnya dari Kecamatan Campurdarat, Ngantru, Rejotangan, dan Tulungagung terkonfirmasi penambahan masing-masing dua kasus positif. Delapan kecamatan lain masing-masing menyumbang satu kasus baru. .
"Tes swab keliling secara masal yang dilakukan Unit Laboratorium Mikrobiologi RSUD dr. Iskak menjadi variabel pembeda tingginya temuan kasus korona di Tulungagung, " ujarnya.
Sedangkan pasien sembuh hari ini ada satu orang dari kluster pabrik rokok. Total pasien yang sembuh di Tulungagung menjadi 56 orang. Persentase kesembuhan pasien mencapai 41 persen.
(TOM)