JEMBER: Jalan berliku, terjal dan bebatuan harus dilalui anggota Kepolisian Resor (Polres) Jember, Jawa Timur, selama tiga jam untuk bisa menyalurkan bantuan kepada warga di Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Jember, Senin 11 Mei 2020.
Tidak hanya rute melelahkan, untuk bisa mencapai Desa Andongrejo yang berada di kawasan Hutan Taman Nasional Merubetiri, petugas juga harus memakai jasa dua ekor kuda. Sebab, akses jalan menuju rumah-rumah warga tak bisa dilalui dengan kendaraan bermotor.
Lokasi Desa Andongrejo yang terpencil dan harus menembus hutan belantara membuat warga sama sekali belum tersentuh bantuan dari pemerintah selama pandemi covid-19. Di desa ini terdapat kurang lebih 100 kepala keluarga. Mayoritas penduduknya bekerja sebagai buruh perkebunan karet.
Dengan diangkut menggunakan kuda, petugas mendatangi satu per satu rumah warga dan langsung memberikan bantuan berupa paket sembako yang selama ini sangat dibutuhkan warga. Rasa lelah petugas terbayarkan saat melihat senyum bahagia warga penerima bantuan. Apalagi warga mengaku jika selama ini belum pernah menerima bantuan sama sekali selama pandemi covid-19.
"Senang bisa dapat bantuan ini dan diantar juga ke rumah. Selama ini belum pernah ada yang kirim bantuan. Terima kasih sudah diantar jauh-jauh ke sini, " ujar Cholifah, salah satu warga penerima bantuan.
Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono mengatakan jika menyiapkan lebih dari seratus paket sembako dan masker untuk warga Desa andongrejo. Selain menyalurkan bantuan, petugas juga mengedukasi warga untuk tetap berada di rumah selama pandemi covid-19.
"Penyaluran bantuan kepada warga yang berada di wilayah terpencil lainnya di Jember akan terus dilakukan secara bertahap selama pandemi covid-19. Agar penyaluran bantuan bisa merata dan warga di wilayah terpencil juga ikut terbantu, " ucapnya.
(TOM)