Badut Korona Bertebaran di Operasi Semeru Jombang

Anggota TNI menjelama menjadi virus korona di Operasi Semeru 2020 untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. (foto/metrotv) Anggota TNI menjelama menjadi virus korona di Operasi Semeru 2020 untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. (foto/metrotv)

JOMBANG. Badut-badut virus korona (covid-19) bertebaran di Jalan Wahid Hasyim, Jombang, Minggu 19 April 2020.  Mereka hadir di Operasi Keselamatan Semeru 2020 untuk mengedukasi warga agar tetap di rumah selama wabah virus mematikan itu belum berlalu.

Anggota petugas gabungan dari TNI,  Kodim 0814 Jombang dan Satlantas Polres Jombang rela tampil menjadi badut berwajah virus korona untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya virus korona.
 

Selain para petugas, tim gabungan TNI-POLRI ini juga membawa badut raksasa berbentuk virus berkepala paku.  Berbagai poster dengan beragam pesan tentang korona dipampangkan.  Seperti "Aku Suka Kerumunan" dan "Aku Juga Bisa Nempel di Baju"

Aksi ini sempat membuat kaget para pengguna jalan. Setiap pengendara yang sedang melintas nampak dihentikan dan diberi peringatan akan bahaya covid-19. Tak hanya edukasi, petugas juga membagi-bagikan masker dan makanan  pada setiap pengguna jalan.

Kasatlantas Polres Jombang, AKP  Risky Ferdian mengatakan operasi semeru 2020 dilakukan berbeda dari tahun sebelumnya. Selain himbaun keselamatan berkendara juga  untuk mengedukasi kembali akan bahaya virus korona yang mudah menular antar manusia.

 
"Kami tidak henti-hentinya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya covid-19 ini.  Dengan cara cari ini kami harap membuat sadar masyarakat untuk tetap berada di rumah agar rantai penyebaran bisa terputus, " ucapnya.

 
Rencannya,  aksi serupa akan terus dilakukan di titik keramaian lain.  Sebab,  di Jl Jalan Wahid Hasyim saja  sudah ada ratusan pengendara jalan yang tidak mematuhi protokol kesehatan, yakni tidak memakai masker.

 


(TOM)