MALANG : Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan tahapan penerimaan siswa baru dan proses belajar mengajar bakal segera dimulai awal Juni ini. Hanya saja, prosesnya masih menggunakan masih menggunakan sistem daring.
Ia menyebut, sejak pendemi covid-19 menyerang Indonesia dan status PSBB diterapkan, seluruh kegiatan masyarakat, mulai dari perkantoran, perdagangan, hiburan, pariwisata hingga pendidikan dihentikan.
"Namun pada awal bulan juni 2020 ini, Pemprov Jatim tengah mengagendakan melakukan tahapan penerimaan siswa didik baru dan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya, meski masih harus menggunakan sistem daring," ungkap Khofifah.
Mantan Mensos RI ini menjelaskan,khusus tahapan penerimaan siswa baru, khusunya sekolah kejuruan yang membutuhkan beragam prasyarat administrasi dan kesehatan seluruhnya dapat dilakukan secara online.
"Hanya saja dengan catatan, jika pada waktu verifikasi aktual ditemukan adanya kecurangan, siswa didik yang sebelumnya dinyatakan lolos dapat dibatalkan dan dicoret dari bangku sekolah bersangkutan," tegasnya.
Gubernur perempuan pertama di Jatim ini mangatakan nantinya jika kondisi pandemi sudah membaik, status PSBB dicabut dan dinyatakan normal kembali, seluruh tahapan penerimaan siswa didik baru dan proses belajar mengajar konvensional.
(ADI)