SURABAYA : Setelah menjalani karantina oleh pihak pabrik di sebuah hotel, puluhan karyawan pabrik rokok Sampoerna yang terkonfirmasi swab positif covid-19 dievakuasi ke rumah sakit. Penyebabnya, pengelola hotel menyatakan keberatan ditempati mereka yang positif.
Hal tersebut disampaikan oleh ketua umpun kuratif gugus tugas percepatan penanganan covid-19, Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi. Menurutnya, puluhan karyawan sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani perawatan selanjutnya. Sebelumnya, mereka dinyatakan positif dari hasil swab yang dijalankan.
"Upaya evakuasi itu dilakukan setelah pihak hotel menyatakan keberatan jika ditempati orang yang berstatus positif covid-19," ungkap Joni saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu malam 2 Mei 2020.
Joni mengatakan hotel itu sebelumnya digunakan untuk melakukan karantina sebanyak 500 karyawan pabrik rokok yang berada di kawasan Rungkut, Surabaya itu. Karantina ini dilakukan tim tracing gugus tugas covid-19 Jawa Timur menindaklanjuti adanya dua karyawan rokok tersebut meninggal dan dinyatakan positif covid-19.
"Kami akan pantau terus perkembangannya. Baik mereka yang sudah dievakusi ke rumah sakit karena positif dan mereka yang masih menjalani karantina," pungkas Joni.
(ADI)