Bulan Puasa, Penjualan Kurma Belum Terdampak Korona

Penjualan kurma tetap laris manis di tengah pandemi korona, (foto : Metro TV) Penjualan kurma tetap laris manis di tengah pandemi korona, (foto : Metro TV)

MALANG : Di tengah pandemi korona, penjualan buah kurma tetap semanis rasanya. Jumlah penjualan dan pesanan kurma di Malang terus meningkat. Peningkatan penjualan itu diprediksi higga jelang hari raya. 

Menurut salah seorang pedagang, Yahya Sholeh mengatakan dibanding hari biasa, penjualan kurma miliknya mengalami peningkatan hinggal 50 persen. Menurut penjual di embong arab, Klojen, Malang ini, di pekan pertama bulan ramadhan setiap hari yahya sholeh mampu menjual antara 1 hingga 2 ton kurma berbagai jenis. 

"Macam-macam yang dibeli pelanggan, mulai dari Tunisia, Mesir, Iraq, California hingga kurma nabi,"ungkap Yahya. 

Yahya mengatakan, penyebaran virus corona ini sempat membuat ia dan pedagang kurma lain was-was. Mereka khawatir jika usaha penjualan kurma bakal tutup sementara untuk tahun ini. 

"Namun ketakutan tersebut tidak terjadi, terbukti omset penjulan masih sama seperti tahun lalu, bahkan cenderung meningkat," terangnya. 
 
Yahya mengatakan dari sekian jenis kurma yang ia jual,kurma Sukari menjadi incaran pelanggan selama bulan puasa. 

"Selain memiliki tekstur lembut dan rasa legit kurma Sukari diyakini memiliki kandungan nutrisi terbaik yang mampu mengembalikan tenaga setelah sehari penuh menjalankan ibadah puasa," terangnya.

Sedangkan untuk harganya beragam, dari harga termurah Rp 200 ribu per 1 karton berisi 10 kilogram, hingga kurma termahal jenis Mejjol California Rp 300 ribu per kilogramnya.  

Bagi konsumen, pembelian buah kurma selama bulan ramadhan sudah menjadi tradisi yang tidak dapat ditinggalkan. Selain sudah menjadi sunnah nabi, buah kurma selalu dicari dan menjadi buah favorit menu berbuka dan sahur.

"Bagi yang sudah terbiasa mengkonsumsi rasanya ada yang kurang jika tak membuka dan menutup puasa dengan kurma. Semoga ketersediaan buah kurma selama bulan ramadhan tahun ini, khusunya selama pandemi tetap ada dan terjamin," ungkap salah satu pembeli, Hadi. 
 
 


(ADI)