Update Covid-19 Jatim, Terdapat 59 Kasus Positif Baru

Ilustrasi/ medcom.id Ilustrasi/ medcom.id

SURABAYA : Penyebaran covid-19 di Jatim belum ada tanda mengalami penurunan. Sebaliknya, petugas mencatat ada 59 pasien baru yang dinyatakan positif. Sehingga secara keseluruhan jumlah pasien yang positif di Jatim per Selasa 28 April 2020 menjadi 855 orang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tambahan 59 pasien positif itu terdiri dari 20 orang warga Surabaya, Sidoarjo 11 orang, lalu, enam orang asal Lamongan, dan Gresik dua orang, serta Tulungagung empat orang. 

"Dari Probolinggo satu orang, Kota Malang dan Pasuruan masing-masing dua orang," ungkapnya saat di Gedubng Negara Grahadi. 

Selain itu, dari Jember dua orang, Kota Probolinggo empat orang, Kabupaten Blitar dua orang, Kota Pasuruan satu orang dan Pacitan dua orang.

"Sedangkan pasien yang sembuh mencapai 152 orang atau bertambah 8 orang. Dua orang dari Surabaya, Nganjuk dan Pamekasan. Lalu sisanya dari Malang dan Gresik," terangnya.  

Sedangkan untuk,kasus meninggal dunia di Jatim saat ini bertambah enam orang. Sehingga total saat ini mencapai 95 orang. Mereka berasal dari Surabaya sebanyak tiga orang, lalu masing-masing satu orang dari Sidoarjo, Lamongan dan Kabupaten Blitar.

Dalam kesempatan itu, Khofifah terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dengan tetap mematuhi aturan-aturan yang sudah ditetapkan.

"Physical distancing harus terus diterapkan sambil tetap biasakan pola hidup bersih dan sehat," pungkasnya.  

Untuk diketahui, warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim mencapai 2.849 orang atau bertambah dari data sehari sebelumnya 2.769 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 18.769 orang atau meningkat dari sehari sebelumnya sejumlah 18.509 orang.

Terkait status daerah terjangkit atau zona merah, saat ini 34 daerah atau hanya menyisakan empat daerah di provinsi itu yang tidak ada kasus positif COVID-19. Keempat daerah tersebut adalah Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Sampang.
 


(ADI)