MAGETAN : Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk menyuarakan gerakan melawan pandemi. Salah satunya yang dilakukan pemuda di Desa Randu Gede,Plasoan,Magetan, Jawa Timur ini. Mereka membuat video kreatif untuk semangat melawan virus corona dengan permainan long pendem atau meriam tanah. Tak butuh waktu lama, video tersebut viral di media sosial.
Long pendem merupakan permainan trasidisional yang khas dimainkan warga setempat. Khususnya, di bulan puasa. Biasanya, Long pedem ini dimainkan untuk mengisi ngabuburit jelang puasa.
Namun kali ini, dalam kondisi pandemi, pemuda di Desa Randu Gede sengaja merekam permainan tersebut. Dalam video tersebut, setiap ledakannya disimbolkan dengan perlawanan melawan pandemi. Agar pesannya mudah diterima, mereka juga membuat spanduk berisikan harapan agar korona segera berlalu.
Untuk membuat meriam tanah ini, mereka harus menaiki bukit terlebih dahulu. Kemudian mereka menggali tanah sepanjang 4 meter, lebar setengah meter dan kedalaman 1 meter. Kemudian lubang, ditutup dengan bambu daun-daun serta tanah.
Kemudian mereka membuat lubang kecil yang digunakan untuk menyulut sumbu meriam. Setelah semuanya siap, mereka meletakkan ember bersikan karbit dan air ke dalam lubang meriam. Tak lupa sumbu untuk memicu meriam.
Agar suaranya menggelegar, ujung meriam ditutup menggunakan dedaunan yang sebelumnya disiapkan. Kemudian tinggal menunggu beberapa saat sebelum meriam tanah diledakkan.
Ketika sumbu disulut dengan api, terdengar suara ledakan keras hingga mencapai sejauh 3 kilometer. Selain untuk semangat melawan virus korona, mereka lakukan juga untuk ngabuburit sambil menunggu buka puasa.
"Permainan meriam tanah ini, merupakan tradisi desa ini dan hanya dilakukan pada bulan suci ramadhan," ungkap Warga Desa Randu Gede, Gatot Bayu Saputra.
(ADI)