"(Pemetaan daerah rawan) lagi jalan. Dari pengalaman kita selama ini tidak ada yang rawan ya. Rawan itu hanya rawan geografis," kata Yade kepada Medcom.id di Malang, Jumat, 29 November 2019.
Yade menjelaskan menambahkan pihaknya kini tengah membuat Indeks Potensi Kerawanan Pilkada (IPKP). "Ini masih on going, nanti kalau sudah ada hasilnya saya kasih tau," jelas Yade.
Menurut Yade untuk mengantisipasi gangguan, pihaknya akan menyiagakan 2.000 hingga 2.500 personel. Ribuan personel tersebut akan disebar di Kabupaten Malang.
Di tahun yang sama, saat gelaran Pilgub Jatim 2019 lalu, hasil pemetaan Polres Malang menyebutkan terdapat 10 titik rawan geografis di Kabupaten Malang. 10 titik tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Jabung, Poncokusumo, Tirtoyudo dan Singosari.
Daerah rawan geografis yang dimaksud tersebut ialah daerah rawan bencana. Sehingga bila terjadi bencana, akses menuju lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di kawasan tersebut menjadi lebih sulit.
(IDM)