PASURUAN: Sepekan jelang perayaan tahun baru Imlek 2572, umat Konghucu di Kota Pasuruan, Jawa Timur mulai melakukan kegiatan bersih-bersih di Klenteng Tjoe Tik Kiong
Namun kegiatan bersih-bersih ini hanya dilakukan dengan jumlah terbatas, yaitu 15 orang. Pengurus klenteng melakukan pembatasan jumlah orang sesaui protokol kesehatan dalam masa pandemi covid-19.
Ketua Harian Pengurus Klenteng Tjoe Tik Kiong Pasuruan, Meliana mengatakan dalam kegiatan bersih-bersih klenteng yang berada di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
"Pengurus klenteng hanya memperbolehkan 15 orang saja yang ikut dalam kegiatan bersih-bersih dengan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat, " ujar Sabtu, 6 Februari 2021.
Meski hanya di 15 orang, namun kegiatan bersih-bersih ini dilakukan dengan suka cita. Tampak mereka berbagi pekerjaan. Mulai membersihkan altar hingga membasuh patung-patung dewa dengan rendaman air bunga.
Bersihnya klenteng dipercaya dapat mendatangkan aura positif bagi umat Konghucu yang akan merayakan Tahun Baru Imlek, yang jatuh pada 12 Februari 2021 mendatang.
Sementara Kasi Keagamaan Klenteng Tjoe Tik Kiong Pasuruan, Yudi Dharma Santoso mengatakan pada malam perayaan Tahun Baru Imlek nanti, upacara atau sembahyang di klenteng hanya dilakukan dengan 12 orang diwakili pengurus.
"Umat konghucu yang lain dipersilahkan untuk melaksanakan ibadah di rumah masing-masing. Dengan peringatan Imlek 2021 ini kita berharap wabah atau pendemi covid-19 segera berakhir dan masyarakat Indonesia dapat hidup normal kembali seperti tahun-tahun sebelumnya, " ujarnya.
(TOM)