Polisi Buru Penyebar Hoaks Video Buaya Memakan Potongan Tubuh Manusia di Bangkalan

Tangkapan layar video yang hoaks terkait buaya yang membawa potongan tubuh manusia di Kali Kramat Bangkalan, Madura (Foto / Istimewa) Tangkapan layar video yang hoaks terkait buaya yang membawa potongan tubuh manusia di Kali Kramat Bangkalan, Madura (Foto / Istimewa)

MADURA : Polres Bangkalan memburu penyebar hoaks video buaya membawa potongan kaki di Bangkalan, Madura. Upaya ini dilakukan untuk meredam keresahan warga atas video tersebut.

"Petugas sudah turun ke lapangan. Kami akan menyeliki penyebar video hoaks tersebut," kata Kapolres Bangkalan AKBP Didik Haryanto.

Didik mengatakan, video sudah ada sejak dua tahun lalu. Video tersebut sengaja diedit dan ditambahi nama lokasi, seolah-olah terjadi di Bangkalan.

"Petugas sudah mengecek. Itu tidak benar, hoaks," katanya.

Didik belum mengetahui maksud video tersebut. Namun, dia menduga, video itu berkaitan dengan proyeksi wisata air di Bangkalan bagi masyarakat umum. Tujuannya untuk menakut-nakuti pengunjung, agar tidak mengunjungi tempat wisata tersebut.

Terpisah, Kepala Desa Kramat Moh Natsir mengaku mendapatkan banyak telepon, menanyakan kebenaran buaya dalam video tersebut. Namun, beberapa kali dia membantah dan memastikan bahwa tidak ada buaya di sungai Kramat.

"Tidak ada peristiwa seperti yang dimaksud. Sungai Kramat, tidak dihuni buaya sama sekali. Bahkan sudah lama menjadi tujuan para pemancing dari luar Bangkalan," tuturnya.

Diketahui, video seekor buaya membawa potongan tubuh manusia viral dan menggerkan warga Banngkalan Madura. Sebab, video tersebut dilengkapi caption nama sebuah tempat di Madura. Berdasarkan video yang beredar, buaya berukuran besar menggigit potongan kaki dan berenang di tengah sungai.

Sementara di bagian bawah tertera Desa Kramat. Lokasi ini merujuk sebuah sungai yang melintasi Desa Kramat dan Desa Mertajesah, Kecamatan Bangkalan Kota.

 


(ADI)