Bagunan yang ambruk tepat berada di ruang pelayanan administrasi terpadu. Separuh bangunan kantor desa ini, ambruk usai seluruh atap dan tiang penyangga rapuh.
Tampak beberapa puing reruntuhan bangunan masih dibiarkan berserakan. Tak hanya itu, sejumlah fasilitas seperti tempat penyimpanan berkas juga nampak masih tertimpa reruntuhan dan belum dibersihkan.
"Pelayanan tidak bisa ditunda meski harus berada di lokasi puing-puing bangunan yang masih berserakan. Kami pastikan tak ada," ungkap Kasi Pelayanan Desa Grobogan, Suyati.
Para perangkat desa menduga ambruknya bangunan tersebut lebih diakibatkan usai bangunan yang belum pernah direnovasi sejak tahun 1985.
(ADI)