Pasar Kumuh! Wali Kota Pasuruan Geser Anggaran

Kondisi Pasar Gadingrejo, Kota Pasuruan dinilai tidak layak dan perlu penataan ulang. (metrotv) Kondisi Pasar Gadingrejo, Kota Pasuruan dinilai tidak layak dan perlu penataan ulang. (metrotv)

PASURUAN: Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf menjanjikan akan melakukan perbaikan sejumlah pasar tradisional. Sebab, kondisi pasar tradisional dianggap tidak layak alias kumuh!

"Dari temuan tadi yang jelas kondisinya kumuh, becek dan banyak kios yang bocor. Lahan parkir semrawut, kita akan tata ulang," ujar pria yang akrab dipanggil Gus Ipul usai menggelar pertemuan dengan pedagang pasar, Kamis 25 Maret 2021.   

Didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo bersama dengan Kepala Dinas Perdagangan serta Kepala Pasar Tradisional Kota Pasuruan, Gus Ipul mengumpulkan puluhan perwakilan pedagang pasar  untuk membahas kondisi sejumlah pasar tradisional yang cukup memprihatinkan.

Dari pertemuan ini, diketahui sejumlah fasilitas di dalam pasar memang perlu dilakukan perbaikan. Mulai dari kios pedagang yang bocor, jalan paving di dalam pasar yang rusak hingga penataan ulang lokasi parkir.

Sejumah pasar yang perlu ditata ulang diantaranya, Pasar Besar Kota Pasuruan, Pasar Kebonagung, Pasar Karangketug, Pasar Poncol, Pasar Mebel, hingga Pasar Gadingrejo.

Disinggung apakah ada anggaran khusus untuk perbaikan pasar tradisional ini, Gus Ipul mengatakan akan melakukan relokasi anggaran APBD Kota Pasuruan.

"Perbaikan kios, perbaikan paving, parkir semuanya prioritas. Nanti akan ada pergeseran anggaran, tahun ini kita lakukan, " ujarnya.

Selain mengeser sejumlah anggaran untuk perbaikan pasar tradisional, Gus Ipul juga akan mengajak para pedagang untuk membenahi pasar secara bersama.

"Kita juga akan ajak pedagang untuk memperbaiki bersama. Dimulai dari kiosnya sendiri dan juga membersihkan lingkungan pasar secara bersama-sama. Sehingga pedagang maupun pembeli bisa nyaman, " ucapnya.

 


(TOM)