Pengorbanan Seorang Ibu, Relakan Nyawa untuk Lindungi Anaknya yang Sekolah Daring

Kondisi rumah ambruk yang menewaskan Fitri (Foto / Reno / Metro TV) Kondisi rumah ambruk yang menewaskan Fitri (Foto / Reno / Metro TV)

SURABAYA : Pengorbanan seorang ibu terhadap anaknya ditunjukkan Fitri Wulandari. Perempuan 38 tahun itu rela mengorbankan nyawa demi menyelematkan anaknya. Tubuhnya tertimpa reruntuhan material rumahnya yang ambruk untuk melindungi sang anak saat sekoah daring.

Fitri adalah penguhuni rumah yang runtuh di Tambaksari Selatan Gang 4 No. 11A, Surabaya. Dia meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit RSUD Dr. Soetomo. Dia tertimpa reruntuhan bersama anaknya yang sedang sekolah daring di ruang tamu. Tak hanya mereka, reruntuhan juga menimpa Marni, sang nenek.  

Rumah itu dihuni Fitri dan Musa Hariyanto, suaminya. Kemudian anak mereka bernama Naufal dan neneknya Marni. Saat kejadian, Musa sedang bekerja di bengkel di wilayah Kalibokor, Surabaya. Sedangkan Naufal dan Marni, dievakuasi dalam keadaan selamat.

BACA JUGA : Rumah Ambruk di Tambaksari, 1 Meninggal

Dari keterangan warga sekitar, saat itu Fitri sedang mendampingi anaknya yang mengikuti pelajaran sekolah secara daring di ruang tamu. "Tadi waktu saya lewat itu anaknya di kursi lagi sekolah daring, ibunya sedang bersihkan-bersih di ruang tamu. Pas aku balik sudah roboh itu waktu dievakuasi itu ibunya seperti berada di atas anaknya seperti melindungi anaknya dari reruntuhan," ujar Vivi tetangga korban.

Sementara Kapolsek Tambaksari, M Akhyar menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar 08.30 WIB, Rabu 25 Agustus 2021. Dia menyebut, bagian yang ambruk yaitu bangunan di lantai dua rumah dan mengenai ruang tamu "Bangunannya bangunan lama. Dugaan awal ambruk karena kondisi bangunan kurang kuat, sedangkan beban di lantai dua cukup berat. Ada dua kamar di lantai dua," jelas Akhyar.

Akhyar menambahkan, evakuasi sudah dilakukan, begitu pula dengan identifikasi. "Musa sudah kami hubungi. Anaknya yang bernama Naufal, usia 14 tahun selamat, sudah berhasil kita evakuasi. Naufal dan neneknya sudah kita bawa ke RSU dr Soetomo dan dalam perawatan," tandasnya.


(ADI)