NGAWI : Diduga menghirup gas beracun, seorang petani di Kabupaten Ngawi tewas saat mengangkat mesin pompa air di dalam sumur sawah miliknya. Bahkan Dua orang anak korban juga pingsan akibat turut menghirup gas beracun itu.
Korban bernama Harni Harjo Prayitno (65) warga Desa Simo, Kecamatan Kwadungan, Ngawi. Korban sempat diberikan portolongan namun terlambat.
Sedangkan dua korban lain yakni Agus Parasianto (43) dan Wawan (30) yang tak lain adalah anak korban hingga saat ini masih menjalani perawatan. Keduanya pingsan saat berusaha memberikan pertolongan terhadap bapaknya yang berada disumur sedalam 6 hingga 7 meter itu.
Untuk mengevakuasi jasad korban yang masih berada dikedalaman sumur, polisi terpaksa mendatangkan tim sar ke lokasi. Tim sar sikathan yang datang ke lokasi langsung berusaha mengevakuasi korban.
"Sempitnya lubang sumur menghambat jalannya proses evakuasi terhadap korban tewas," kata salah satu anggota tim sar, Broto Sanjoyo.
Peristiwa ini berawal ketika korban hendak mengangkat mesin pompa air di dalam sumur sawah miliknya karena sudah musim penghujan. Setelah turun ke dalam sumur, korban langsung pingsan diduga menghirup gas beracun.
Dua anak korban yang mengetahuinya memberikan pertolongan. Naas kakak beradik itu turut pingsan akibat menghirup gas beracun. Nyawa yang bapak pun tak terselamatkan. Sementara kedua anaknya selamat setelah mendapat pertolongan warga sekitar lokasi.
Setelah berhasil di evakuasi dari dalam sumur, korban tewas oleh polisi langsung di bawa ke puskesmas Kwadungan untuk visum. Selanjutnya jasad diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.
(ADI)