Bangga Surabaya Peduli Siap Bantu Menangani Bencana Alam di Jatim

Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya sedang menyerahkan bantuan bencana alam di Kabupaten Trenggalek beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya/am. Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya sedang menyerahkan bantuan bencana alam di Kabupaten Trenggalek beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya/am.

Pemerintah Kota Surabaya melalui "Bangga Surabaya Peduli" siap siaga memberikan bantuan kepada kota/kabupaten yang mengalami bencana alam. Bantuan yang diberikan di antaranya berupa alat berat, kebutuhan bahan pokok, pakaian hingga SDM untuk mempercepat proses evakuasi.

"Setiap terjadi musibah bencana alam, pemkot sigap menyediakan posko di halaman balai kota. Posko tersebut terbuka untuk umum, ketika ada warga yang ingin turut serta menyalurkan bantuan," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dikutip dari Antara, Rabu, 15 November 2022.

Dia mencontohkan Bangga Surabaya Peduli (BSP) mengirimkan bantuan untuk banjir di Kota Batu pada 2021. Pria yang akrab disapa Cak Eri itu menyebut pihaknya sering berkomunikasi dengan para kepala daerah di Jawa Timur yang wilayahnya terdampak bencana.

"Sesama kepala daerah di Jatim itu kami biasa kontak-kontakan seperti teman. Ketika tahu ada kejadian (bencana alam) seperti itu, maka seperti biasanya kami membuka posko," ujar Cak Eri.

Baca Juga: Terima Penghargaan, Pemkot Surabaya Dapat Bantuan Rp10 Miliar dari Pemprov Jatim

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya Hidayat Syah menyebut pemkot mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk bencana alam yang di Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek.

Bantuan yang dikirim berupa 2 ekskavator, 2 dump truk, 1 tangki BBM, dan 1 mobil dapur umum. Selain itu, bantuan uang tunai Rp250 juta, 1.000 paket sembako, 1.813 kg beras, 14.115 mi instan, 975 sabun mandi, 261 kg dan 227,5 liter minyak goreng juga dikirim untuk membantu warga terdampak.

Pemkot mengerahkan bantuan tenaga untuk mempercepat proses evakuasi dan penyaluran bantuan ke lokasi bencana. Bantuan ini berupa pengiriman 40 personel BPBD dan 30 personel dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya.

"Total ada 70 personel yang kami siagakan di tempat terjadinya bencana," ujar Hidayat.

Bantuan yang telah disalurkan oleh Pemkot Surabaya tersebut menuai respons positif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek dan Asosiasi Kepala Desa se-Kabupaten Trenggalek serta warga yang menerima.

Perwakilan Asosiasi Kepala Desa se-Kabupaten Trenggalek Puryono berterima kasih kepada Pemkot Surabaya. Puryono mengatakan bahwa bantuan kemanusiaan itu telah sampai di wilayah Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, Trenggalek yang sebelumnya terdampak banjir bandang.

"Terima kasih Wali Kota Surabaya, bantuannya sudah kami terima di wilayah Kecamatan Munjungan. Semoga kebaikan Mas Wali Kota dibalas dengan kebaikan oleh Allah SWT," kata Puryono.


(SUR)