Layanan Penerbitan Paspor Kembali Dibuka untuk Umum

Salah petugas imigrasi sedang melayani pemohon paspor baru (Foto / Metro TV) Salah petugas imigrasi sedang melayani pemohon paspor baru (Foto / Metro TV)

SURABAYA : Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim mulai mengizinkan kantor imigrasi di jajarannya untuk membuka antrian penerbitan atau penggantian paspor untuk umum. Pembukaan tersebut mengacu status covid-19 di Jatim yang mayoritas sudah menjadi level 3. Meski demikian, jumlahnya tetap dibatasi per harinya.

Kadiv Keimigrasian Jaya Saputra mengatakan kuota antrian penerbitan dan penggantian paspor melalui aplikasi APAPO. Sebelumnya, layanan penerbitan paspor hanya diperuntukkan untuk hal-hal yang mendesak saja. Seperti keperluan berobat atau urusan kenegaraan.

"Nah, karena penyebaran covid-19 di Jatim mulai menurun kami memutuskan membuka antrean untuk umum," terangnya.

Dengan dibukanya aplikasi antrian APAPO, maka masyarakat yang selama ini harus menunda keinginannya mendapatkan paspor, bisa mulai mendaftar dan mendatangi kantor imigrasi terdekat. Di Jatim sendiri ada sembilan kantor imigrasi yang tersebar di berbagai daerah. Mulai Surabaya, Tanjung Perak, Malang, Kediri, Madiun, Blitar, Pamekasan, Jember hingga Ponorogo. Belum lagi Unit Kerja Kantor dan Unit Layanan Paspor (UKK & ULP) yang ada di mall, UPTSA maupun tempat umum lainnya.

BACA JUGA : Jatim Lepas dari Zona Merah Covid-19, Begini Kata Khofifah

“Kami lihat mall sudah mulai buka, maka kami mengeluarkan kebijakan agar pelayanan paspor juga mulai dibuka untuk masyarakat luas,” lanjutnya.

Meski begitu, pihaknya masih membatasi jumlah antrian setiap harinya. Setiap hari, kuota yang dibuka hanya 20-30% dari kuota normal. Disesuaikan dengan besarnya kantor dan kondisi PPKM di wilayah kerjanya. Hal ini agar penerapan protokol kesehatan masih bisa dilakukan dengan baik.

“Contohnya kalau biasanya Kanimsus Surabaya bisa sampai 100-150 setiap harinya, sekarang kita mulai buka 25-30 orang saja,” tuturnya.


(ADI)