Geger, Penjual Roti Kediri Gantung Diri di Musala

Ilustrasi / Medcom.id Ilustrasi / Medcom.id

KEDIRI : Warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri heboh. Salah satu warganya AS (AS) ditemukan tewas gantung diri. Penjual roti keliling itu bunuh diri di musala dekat rumahnya.

Kapolsek Pesantren Kompol Suyitno mengatakan AS pertama kali ditemukan oleh kali pekerja proyek renovasi musala yang dalam proses perbaikan. Kaget melihat ada orang tergantung, saksi yang semula hendak mengecat tembok musala, sontak mengurungkan niat. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke perangkat kelurahan setempat.

"Oleh pihak kelurahan langsung diteruskan ke kepolisian," kata Suyitno.

Diperoleh informasi, AS yang bertempat tinggal di sebelah musala, sudah berkeluarga dan memiliki anak. Meskipun pekerjaanya sehari hari berkeliling menjajakan roti dan bertemu banyak orang, AS dikenal memiliki kepribadian tertutup.

AS dikenal pendiam dan jarang bergaul. Kendati demikian kematian AS mengejutkan warga setempat. Sebab beberapa hari sebelumnya, yang bersangkutan masih ikut kegiatan menyemprot desinfektan di lingkungan.

Meski diduga depresi, motif AS nekat mengakhiri hidup belum diketahui pasti.
"Motif yang bersangkutan masih dalam penyelidikan," kata Suyitno.

Polisi menyimpulkan, kematian korban murni karena gantung diri. Karena permintaan keluarga yang tidak menghendaki dilakukannya autopsi, jenazah korban langsung diserahkan ke keluarga dan langsung dimakamkan.

 


(ADI)