NGAWI: Satu orang tewas mengenaskan setelah tertimpa longsoran tambang batu tradisional di Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin 26 Oktober 2020.
Korban merupakan pemilik tambang bernama Sukimin, 55 tahun. Nyawanya tak bisa diselamatkan setelah tertimbun pecahan batu yang tiba-tiba longsor saat hujan deras menguyur.
Dengan menggunakan alat seadanya, jasad korban berhasil dievakuasi warga dari ketinggian tebing sekitar 30 meter. Kemudian langsung digotong warga sekitar dan dibawa pulang ke rumah duka.
Peristiwa bermula saat korban bersama dua orang pekerjanya sedang beristirahat usai menambang batu. Tiba-tiba, tebing yang kondisinya sudah labil sehabis di guyur hujan longsor.
Kedua pekerja langsung berlarian menyelamatkan diri. Namun malang bagi Sukimin, pemilik tambang ini tidak berhasil menyelamatkan diri dan tertimbun reruntuhan bebatuan.
“Saat itu kami berdua sedang istirahat, tiba-tiba longsor. Saya langsung lari dan tidak melihat Pak Sukimin yang ternyata kena longsoran, “ ucap Suprapto, salah satu pekerja tambang.
Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian setelah mendapat laporan dari warga. Olah TKP dilakukan di sekitar tempat korban ditemukan tewas tertimbun longsor.
(TOM)