BLITAR : Seorang buruh tani tewas kesetrum saat panen padi, Rabu 21 April 2021. Korban berinisial MYR (42) warga Desa Begelan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar itu meregang nyawa setelah tangannya terlilit kabel terkelupas di tengah sawah. Hasil penyelidikan polisi, kabel tersebut dipasang pemilik sawah untuk penerangan saat panen malam hari. Kabel tersebut lantas digulung namun korban justru terlilit dan tersetrum.
"Korban diduga kesetrum kabel yang dia gulung. Sebab di sekitar lokasi ditemukan gulungan kabel yang melilit tangan korban," kata Kapolsek Srengat, Kompol Durohman.
Jasad MYR diketahui pertama kali oleh warga yang hendak ke sawah. Dia tidak menyangka MYR yang semalam masih dijumpainya nggeblok padi (merontokkan bulir padi) hasil panen, telah menjadi mayat. Diketahui, saat musim panen padi, petani memiliki tradisi bekerja siang malam. Terutama saat nggeblok padi, aktivitas sering dilakukan malam hari.
Informasi yang dihimpun, kabel listrik yang ditemukan dipakai untuk penerangan. Kabel diulur dari gubuk tempat pertemuan petani hingga lokasi panen, yakni sekitar 30-40 meter dengan sumber listrik di gubuk. Saat menggulung kabel, kata Durohman korban diduga menyentuh bagian kabel yang terkelupas. Celakanya, stop kontak belum dilepas. Yang bersangkutan pun tersetrum hingga tewas.
"Dalam pemeriksaan tidak ditemukan tanda bekas kekerasan pada tubuh korban," kata Durohman.
Atas adanya insiden ini, aparat kepolisian mengimbau para petani, yakni terutama yang sedang menjalani musim panen, untuk lebih berhati-hati. Saat menggunakan penerangan yang memakai aliran listrik, hendaknya menjaga keamanan bersama.
(ADI)