Terpapar Virus Flu Burung, 156 Ekor Burung Asal Ende dan Telur Asin Taiwan Dimusnahkan

Petugas menyuntik mati burung yang terpapar virus flu burung (Foto / Metro TV) Petugas menyuntik mati burung yang terpapar virus flu burung (Foto / Metro TV)

SIDOARJO : Sebanyak 156 ekor burung asal Ende, Nusa Tenggara Timur dan 14 butir telur asin asal Taiwan dimusnahkan petugas Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Surabaya. Burung dan telur tersebut dinilai membahayakan kesehatan manusia karena positif mengandung virus flu burung.

Ratusan burung ini awalnya didapatkan petugas di kantor jasa pengiriman dalam kondisi sebagian sudah mati. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap burung-burung tersebut dan ternyata diketahui mengandung virus flu burung.

"Burung yang masih hidup kami suntik mati lalu dibakar," Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Surabaya, Musyaffak Fauzi, Rabu 31 Maret 2021.

Fauzi mengatakan tindakan itu diambil karena keberadaan burung-burung tersebut membahayakan kesehatan manusia setelah diketahui mengandung virus flu burung. Selain burung, ikut juga dimusnahkan 14 butir telur asin.

"Telur itu dibawa TKI asal Blitar dari Taiwan. Dari hasil pemeriksaan di laboratorium diketahui juga telur asin tersebut mengandung virus flu burung" terangnya.

Selanjutnya, pihaknya akan terus mengetatkan pemantauan setiap pergerakan tanaman dan hewan di masa pandemi covid-19 agar tidak menjadi wabah baru di Indonesia.


(ADI)