Panglima TNI: 26 Ribu Babinsa Sudah Divaksin

Ribuan prajurit TNI menjalani vaksinasi di Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh Malang. (metrotv) Ribuan prajurit TNI menjalani vaksinasi di Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh Malang. (metrotv)

MALANG: Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memastikan sebanyak 26 ribu bintara pembina desa (Babinsa) dari tujuh provinsi sudah menjalani vaksinasi covid-19.

"Bintara pembina desa dari 3 matra di 7 Provinsi sudah tervaksin tahap pertama.  Dua ribu sisanya,   ditargetkan rampung pada akhir Maret 2021 ini, " ujarnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi  di Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh Malang, Jawa Timur, Jumat 12 Maret 2021.

Panglima TNI menjelaskan usai pelaksanaan vaksinasi nantinya para personel TNI bisa dengan segera membantu pelaksanaan tracing, maupun menjadi tenaga kesehatan dalam upaya penanganan pandemi virus Korona.

Untuk wilayah Malang Raya, ada sebanyak 1.323 prajurit TNI yang menjadi sasaran prioritas penerima vaksin Covid-19. Dari total tersebut, terbagi dari personel TNI Angkatan Darat 820 orang, TNI Angkatan Udara 500 orang, dan tiga personel TNI Angkatan Laut.

"Nanti secara keseluruhan, babinsa bisa membantu puskesmas, dalam melaksanakan tracing, maupun sebagai tenaga kesehatan dari TNI," kata Hadi didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Saat ini di wilayah Malang Raya yang merupakan gabungan dari Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, tengah melaksanakan vaksinasi tahap kedua dengan sasaran prioritas para pelayan publik, termasuk personel TNI dan Polri.

Hingga saat ini, secara keseluruhan di wilayah Malang Raya ada 9.958 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dari total tersebut, 9.037 orang dilaporkan telah sembuh, 821 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.


(TOM)