Toko Grosir di Malang Dibobol Maling, Rokok Senilai Rp96 Juta Raib

Tangkapan layar CCTV yang merekam aksi pelaku pencurian tokok grosir di Malang (Foto / Istimewa) Tangkapan layar CCTV yang merekam aksi pelaku pencurian tokok grosir di Malang (Foto / Istimewa)

MALANG : Kawanan pencuri di Malang membobol toko grosir milik Fadil Inayat di Jalan Tologo Wulan, Kelurahan Tlogomas, Kota Malang. Ratusan bungkus rokok berbagai merek dikuras hingga korban menderita kerugian mencapai Rp96 juta. Aksi pencurian di toko grosir terekam kamera CCTV hingga viral di media sosial.

Pada rekaman CCTV itu pelaku diketahui berjumlah lebih dari satu orang. Satu pelaku laki-laki masuk ke toko menggunakan topi dan jaket panjang. Beberapa kali pelaku itu mengambil rokok beberapa dus dan memberikannya kepada pelaku lain di luar toko.

Dari sisi lain kamera CCTV, satu pelaku lain di luar tampak menunggu di depan sebuah mobil minibus Daihatsu Xenia dengan Nopol AE 1704 EE. Sang pelaku di luar menggunakan pakaian jaket kuning dengan celana jins warna biru.

Pemilik toko grosir Fadil Inayat menuturkan, aksi pencurian itu terjadi pada Senin dini hari 3 Juli 2023 sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu pelaku diduga berjumlah lebih dari satu, tetapi hanya satu pelaku yang jelas terekam di kamera CCTV yang terpasang di tokonya.

baca juga : Joki Tes Bahasa Inggris asal Cina Ditangkap di Surabaya

"Yang tahu pertama kali kalau toko kemalingan itu ibu saat mau belanja sayur sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu kok tiba-tiba posisi rolling door terbuka sedikit, ternyata ketika dicek banyak rokok hilang," kata Fadil, Rabu 5 Juli 2023.

Melihat banyak rokok yang hilang, dia mencoba mengecek rekaman CCTV. Benar saja terlihat satu pelaku awalnya melihat situasi dan kondisi dari luar toko. Saat merasa kondisi sepi dan aman, pelaku kemudian merusak satu gembok dari rolling door.

"Pelaku mengambil rokok, jumlahnya ribuan batang rokok di 15 dus, 20 slip, dan beberapa kaleng rokok. Semua rokok yang di etalase juga diambil," ucapnya.

Selanjutnya rokok yang diambil dari etalase toko di operkan ke temannya yang berada di luar dengan posisi rolling door terbuka sepertiga. Kemudian mereka kabur menggunakan mobil jenis Daihatsu Xenia berwarna hitam. Selain itu, para pelaku juga membawa kabur uang receh kurang dari Rp50.000.

"Posisi rolling door waktu ibu saya mau belanja itu masih terbuka sedikit. Kemudian, posisi pintu rumah disamping rolling door itu diberi kawat, mungkin untuk menyusahkan kami untuk keluar misal pelaku ketahuan," tuturnya.

baca juga : Bikin Malu, Motor Pelat Merah Pemkab Tuban Dipakai Jambret

Dia mengaku tak kenal dengan pelaku laki-laki yang terekam di rekaman CCTV. Bahkan ketika kejadian berlangsung ia dan penghuni rumah lainnya sama sekali tak mendengar adanya peristiwa perampokan. Padahal antara toko grosir dan rumah yang dihuni itu bangunannya menyatu.

"Mungkin karena disini kan jalan ramai, banyak kendaraan lewat, jadi enggak dengar, kami semua juga posisi tertidur," katanya.

Pihaknya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lowokwaru. Fadil berharap, polisi dapat segera menangkap pelaku dan barang-barang yang dicuri bisa dikembalikan. "Setelah dihitung, kerugiannya sekitar Rp 96 juta," katanya.

Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan kejadian tersebut. Untuk selanjutnya, pihaknya sedang dalam proses penyelidikan. "Untuk kejadian tersebut, kami sedang lakukan penyelidikan," kata Anton Widodo.


(ADI)

Berita Terkait