Tersengat Listrik, Pekerja di Ngawi Tewas Terjatuh dari Atap Sekolah

Polisi melakukan olah TKP di lokasi jatuhnya Supono (Foto / Metro TV) Polisi melakukan olah TKP di lokasi jatuhnya Supono (Foto / Metro TV)
NGAWI : Seorang pekerja tewas terjatuh dari atap sekolah dasar negeri di kabuaten Ngawi, Jawa Timur. Diduga korban terjatuh akibat tersengat listrik dari mesin bor yang digunakan.

Kejadian bermula saat korban Supono (43) sedang merenovasi atap sekolah dasar Jatirejo II. Dibantu dua pekerja lainnya, warga Desa Jatirejo, Kasreman, Ngawi ini hendak memasang baja ringan. Namun ketika menyalakan bor listrik, ia diduga tersetrum hingga jatuh dari atap setinggi 4 meter

Kedua rekan korban yang dibawah pun langsung panik dan berusaha menolong. Hanya saja salah seorang rekan korban terpental karena turut tersengat listrik.

"Korban baru bisa tertolong setelah kedua rekannya berhasil memutus aliran listrik mesin bor," Kepala Sekolah SD Negeri Jatirejo, Wahid Prayitno.

Dibantu guru dan kepala sekolah, korban oleh rekannya dilarikan ke RSUD Dokter Soeroto Ngawi. Namun di tengah perjalanan nyawa bapak 2 anak itu tidak tertolong lagi. Korban tewas mengalami luka pada bagian pelipis mata sebelah kiri akibat terbentur lantai.

Sementara, istri korban Kusmiati (45) hanya bisa menangis ketika mendengar kabar Supono tewas. Ia seolah tidak percaya jika suaminya sudah tewas.

Polisi langsung melakukan olah t-k-p dilokasi kejadian dan mengamankan mesin bor serta kabel sebagai barang bukti. Tidak ditemukan bekas mencurigakan pada tubuh korban. Ia dipastikan tewas akibat terjatuh usai tersengat listrik saat memasang atap sekolah di sekolah dasar.

 


(ADI)