7 Bulan Belajar Racik Sabu, Tukang Service HP Mojosari Diringkus

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander melihat lokasi pembuatan narkoba jenis sabu. (metrotv) Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander melihat lokasi pembuatan narkoba jenis sabu. (metrotv)

MOJOKERTO:  Sebuah rumah diduga menjadi lokasi pembuatan narkoba jenis sabu digerebek aparat Kepolisian Resor (Polres)  Mojokerto, Jawa Timur.   

Dari penggerebakan rumah di  Kelurahan Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, polisi mengamankan seorang tersangka AF, selaku pemilik rumah yang juga diduga sebagai bandar narkoba. 

Selain menangkap seorang tersangka,  polisi juga menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,5 gram sabu siap edar. Selain itu juga didapatkan berbagai perlengkapan pembuatan narkotika golongan satu ini. 

Perlengkapan dan bahan pembuatan sabu terdiri dari seperangkat alat laboratorium serta bahan-bahan kimia lain seperti amonium sulfat, soda api, timbangan, kompor elektrik dan lain-lain.  Benda-benda ini diduga kuat sebagai bahan pembuatan narkotika jenis sabu. 
 
Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander memastikan pelaku masih bereksperimen untuk membuat sabu-sabu. Diduga kuat hasil eksperimen ini akan dicampur dengan sabu asli sebelum dijual ke pemakai. 

"Pelaku ini masih mencoba menciptakan narkoba, belum sempurna untuk diedarkan. Namun sudah ada cairan kristal, kami masih teliti lagi. Nanti perkembangannya kita sampaikan, " ucapnya. 
 
Sementara  tersangka yang berprofesi sebagai tukang servis handphone ini mengatakan belajar membuat sabu tersebut dari internet. Tersangka mengaku telah melakukan eksperimen selama tujuh bulan di rumahnya sendiri.  "Inisiatif sendiri, belajar dari internet, " ucap AF. 
 


(TOM)