Aktivitas vulkanis Gunung Raung terus meningkat sejak Minggu 24 Januari 2021. Diawali dari kepulan asap serta dentuman akibat gempa tremor yang terdengar hingga jarak 16 km.
Akibat peningkatan ini, sejumlah warga mulai mendatangi Pos Pengamatan Gunung Api Raung di Desa Sumberarum. Mereka ingin mereka ingin melihat dan mendengar langsung dari petugas tentang kondisi Gunung Raung yang telah meletus tersebut.
“Kami datang ke sini untuk melihat langsung perkembangan Gunung Raung. Informasi ini akan kami sampaikan kepada RT di desa untuk diteruskan kepada warga. Semua ini penting agar warga tidak panik,” kata salah seorang warga.
Sementara itu, hingga Selasa pagi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Pos Pengamatan Gunung Api Raung, mengeluarkan rekomendasi jarak bahaya pada radius 2 km dari puncak. Sampai saat ini status Gunung Raung juga masih waspada level II.
Meski demikian, masyarakat di lereng Gunung Raung masih beraktivitas normal. Mereka tidak terganggu, kendati ada aktivitas vulkanis gunung. Diketahui
“Hingga Sabtu siang masih mengalami erupsi pada skala kecil. Aktivitas vulkanis Gunung Api Raung pada status waspada level dua, ” kata Ketua Pos Pengamatan PVMBG Gunung Raung, Mukijo.
(ADI)