Bersenjata Bondet, Begal Sadis Pasuruan Ditembak

 Pelaku begal sadis di Pasuruan ditembak petugas setelah mencoba melawan. (metrotv) Pelaku begal sadis di Pasuruan ditembak petugas setelah mencoba melawan. (metrotv)

PASURUAN: Satu dari empat orang komplotan begal sadis berhasil dilumpuhkan jajaran Satreskrim Polres Pasuruan, Jawa Timur. Petugas menembak kaki pelaku setelah mencoba kabur.

Tersangka bernama Saifulloh Bin Paeri, 44 tahun, warga Desa Sungi Kulon, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ditangkap petugas di rumahnya.

"Tersangka bersama dengan tiga orang komplotannya  sudah berkasi sebanyak empat kali. Tiga diantaranya motor roda empat serta satu unit kendaraan bermotor roda dua, " ujar Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Dari tangan tersangka diamankan senjata tajam jenis celurit dan pisau serta dua buah bondet (bom ikan) dan surat-surat kendaraan bermotor yang diduga hasil kejahatan.  

"Saat petugas masih terus melakukan pengejaran terhadap tiga orang komplotan begal yang kabur. Kami sudah mengetahui identitasnya, mudah-mudahan segera tertangkap, " ucapnya.

Sementara tersangka S di hadapan polisi mengaku hanya joki atau pengantar. Sedangkan tiga temannya yang masih dalam kejaraan polisi bertindak sebagai eksekutor.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis. Mulai tindak pidana pencurian dengan kekerasan, kepemilikan senjata tajam tanpa ijin, hingga tindak pidana kepemilikan bahan peledak dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

 


(TOM)