Mencicipi Kuliner Legendaris Nasi Lethok Daun Jatin Khas Ngawi

Lethok  daun jati khas Ngawi (Foto / Istimewa) Lethok daun jati khas Ngawi (Foto / Istimewa)

NGAWI : Menghabiskan akhir pekan di Kabupaten Ngawi, tak lengkap rasanya jika belum mencoba kuliner lethok. Makanan yang dibuat dari fermentasi tempe itu popular di Kota Ramah. Kuliner legendaris ini bisa ditemui salah satunya di Warung Lethok MBah Djan yang terletak di Jalan Trunojoyo 6, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

Warung tersebut sudah melegenda sejak puluhan tahun silam. Resep asli saat generasi pertama tidak diubah sehingga mempertahankan cita rasa yang membuat penasaran dan ketagihan. Lalu apa sebenarnya lethok ini?

Pengelola warung lethok Mbah Djan, Budiyanto menjelaskan lethok adalah makanan yang dibuat dari fermentasi tempe. Yakni campuran tempe semangit atau tempat yang hampir busuk dan tempe yang segar. Ditambah dengan bumbu rempah dan kemudian difermentasi selama dua hari.

"Tempe semangit dan tempe biasa dihaluskan dulu. Kemudian dimasak bersama santan dan ditambah bumbu rempah, termasuk cabai, bawang merah, bunga lawang, dan rempah lainnya. terus dua hari didiamkan supaya rasanya enak. Dibuat dari lima tempe busuk dan 20 tempe biasa. Setelah dihaluskan dimasak dengan santan dan rempah, direbus mulai dari pagi hingga jam dua siang," katanya.

Baca  juga : Khofifah Kepincut Ikan Asap Segar Khas Dringu Probolinggo

Dirinya meneruskan usaha keluarganya. Resep dari awal mereka buka selalu dijaga. Sehingga bisa mendatangkan pelanggan dari luar daerah. Resep itulah yang membuat lethok selalu membuat penasaran dan selalu digemari. Harganya pun sangat ramah di kantong.  Mulai Rp3.000 hingga Rp9.000.

Menikmati sajian lethok bisa ditambah dengan berbagai macam lauk, yakni babat goreng, iso, limpa, dan macam-macam telur. Rasa gurih dari tempe semangit dan santan sangat mendominasi sajian tersebut. Banyak warga Ngawi maupun luar daerah yang datang untuk mencoba atau justru kembali lagi setelah ketagihan.

"Kurang afdol kalau tidak sarapan lethok. Makanan ini dibuat dari tempe, bisa ditambah lauk jeroan, ada paru dan yang lainnya. Sudah dari mana-mana  tetap suka makan ini. Satu bungkus harganya Rp 9.000 tergantung lauknya apa. Yang paling nikmat karena bungkus atau pincuknya daun jati,’’ kata Yana Lena, pengunjung asal Ngawi.

 


(ADI)

Berita Terkait