Desa Tematik Digelar di Pamekasan, Ini Tujuannya

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Pamekasan saat menyampaikan penjelasan teknik tentang lomba desa tematik kepada para camat dan peserta lomba. (ANTARA/HO-Kominfo Pamekasan) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Pamekasan saat menyampaikan penjelasan teknik tentang lomba desa tematik kepada para camat dan peserta lomba. (ANTARA/HO-Kominfo Pamekasan)

Clicks: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, mengadakan lomba desa tematik. Kegiatan ini sebagai upaya mendorong pertumbuhan dan pengembangan ekonomi masyarakat. 

Desa tematik adalah program pengembangan ekonomi berbasis potensi desa yang diumumkan Pemkab Pamekasan. Tujuannya, mewujudkan pola perekonomian merata dan menyebar berbasis potensi desa.

Program ini merupakan pengembangan dari program yang pernah dipublikasikan di Jepang dan sukses membangun pertumbuhan ekonomi tersebar berbasis potensi desa. Jumlah desa di Kabupaten Pamekasan sebanyak 178 desa yang tersebar di 13 kecamatan. Dari jumlah itu, desa yang telah menentukan tema pengembangan ekonomi sebanyak 17 desa.

“Ada 17 desa yang telah mendaftar sebagai peserta pada lomba desa tematik kali ini,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pamekasan, Fathorrahman, dilansir dari Antaranews.com, Selasa, 2 Agustus 2022.

 

Baca Juga: Perekonomian Indonesia Terus Membaik Selama Masa Transisi

 

Desa yang mendaftar sebagai peserta lomba ini yang sudah menentukan tema pengembangan ekonomi desa, seperti pertanian, wisata, perikanan, dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “Jadi, yang ikut lomba desa tematik kali ini adalah desa yang telah menetapkan pengembangan temanya. Yang lain, yakni yang belum menetapkan pilihan tema, akan terus kita dorong, karena ini semua untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Fathorrahman.

Nantinya, juara akan ditetapkan sebanyak tiga desa dari 17 desa yang mendaftar tersebut. Juga, akan mendapatkan hadiah berupa anggaran tambahan dari Pemkab Pamekasan sebesar Rp 200 juta.

“Kami telah menggelar rapat teknik terkait lomba ini, dan penyelenggaraannya sengaja digelar pada Agustus ini untuk memeriahkan kemerdekaan bangsa ini,” katanya.

Melalui program tersebut, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam berharap ekonomi di Pamekasan dapat berkembang secara merata, termasuk di perdesaan. “Dan melalui program desa tematik ini, maka upaya Pemkab dalam membantu memajukan pengembangan ekonomi desa, tentu akan lebih fokus. Jika desa A mengembangkan tema sebagai desa wisata, maka program bantuan pemkab fokus pada pengembangan ekonomi desa,” katanya.


(SUR)