Gerakan Santri Bermasker Mojokerto Dimulai dari Ponpes Fathul Ulum

Sejumlah santriwati Pondok Pesantren Fathul Ulum mendengarkan pengarahan dari Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander. (metrotv) Sejumlah santriwati Pondok Pesantren Fathul Ulum mendengarkan pengarahan dari Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander. (metrotv)

MOJOKERTO: Polres Mojokerto membagikan 30 ribu masker di sejumlah pondok pesantren. Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud program gerakan santri bermasker untuk menghadang laju penyebaran virus korona.

Pembagian masker diawali di Pondok Pesantren Fathul Ulum, di kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Di pondok ini, sebanyak 60 santri baik putra maupun putri dikumpulkan sesuai protokol kesehatan.

Selanjutnya diberikan pemahaman tentang pentingnya patuh terhadap protokol kesehatan. Seperti mencuci tangan serta memakai masker saat mengaji.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menyatakan, gerakan santri bermasker dilakukan agar proses belajar ilmu agama di pesantren, tetap berjalan lancar.

"Para santri yang setiap harinya bermukim di asrama, bisa terhindar dari virus covid-19, " ujarnya.  

Selain Ponpes Fathul Ulum, ribuan masker juga akan disebar ke pondok pesantren lainnya. Sejumlah pondok pesantren di mojokerto juga akan melalukan gerakan santri bermasker, sesuai arahan dari pemerintah.

Saat ini Kabupaten Mojokerto telah berstatus zona kuning covid-19. Di wilayah ini PPKM skala mikro juga tetap dilakukan di sejumlah RT yang tersebar di beberapa kecamatan. Diharapkan zona tersebut bisa segera menjadi hijau.

 


(TOM)