Video Rekayasa Penembakan Gus Idris Dipolisikan, Darah Kapsul!

Video penembakan Gus Idris yang viral di media sosial. (metrotv) Video penembakan Gus Idris yang viral di media sosial. (metrotv)

MALANG: Perwakilan pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Millenial Malang Selatan (Fordamas) mengadukan video rekayasa penembakan pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah, Idris Almarbawy (Gus Idris) ke pihak kepolisian.

Sebanyak enam pemuda perwakilan Fordamas mendatangi Mapolres Malang, pada Jumat siang 5 Maret 2021. Mereka diterima langsung Kapolres Malang AKBP Hendri Umar di ruangannya.

"Video tersebut sudah masuk dalam kategori meresahkan dan tidak mendidik. Kami  mendesak pihak kepolisian untuk melakukan tindakan tegas kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembuatan video ini termasuk akun pengunggah pertama video ini, " ujar Fahmi Aziz Presidium.

Sementara AKBP  Hendri Umar mengatakan pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi dari pihak Gus Idris selaku  pembuat konten video.

Dari hasil pemeriksaan, darah yang keluar dari mulut dan dada Gus Idris merupakan darah buatan dari kapsul yang dibeli dari sebuah toko online.

Sementara untuk suara letusan yang menyerupai tembakan senjata api, merupakan suara yang diambil dari efek suara sound system.

"Saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman atas kasus video viral ini. Beberapa saksi lagi yang akan dimintai keterangan," ujarnya.

Sebelumnya diketahui, video yang diunggah akun Gus Idris Ifficial (gio) ini viral di media sosial. Dalam video, tampak Gus Idris tertembak hingga tersungkur dengan bersimbah darah pada bagian dada.

Lokasi pembuatan video rekayasa ini diperkirakan berada di lokasi perkebunan di daerah Pacet, Kabupaten Mojokerto,  pada Senin malam, 1 Maret 2021.


(TOM)