JOMBANG : Polisi menemukan sepucuk surat milik Ferry Budianto (39), warga Cakarayam Kota Mojokerto. Surat berisikan permohonan maaf itu diduga ditulis Fery sebelum tewas gantung diri. Sebelumnya, sekuriti Yayasan ICME (Insan Cendikia Medika) Jombang ini tewas ini tewas di dapur yayasan.
“Benar, kami menemukan sepucuk surat yang ditujukan kepada keluarga. Isinya tentang permintaan maaf,” kata Kapolsek Jombang AKP Bambang Setiyobudi, Senin 17 Mei 2021.
“Buk, sepurane sing akeh yo buk, aku gak iso ngenakno sampean. Mas Ony aku jaluk sepuro sing akeh. Mbak Lemok aku jaluk sepuro sing akeh, ibuku ambek aku gelek ngrewok sampean. (Buk minta maaf yang banyak ya buk, aku tidak bisa membahagiakanmu. Mas Ony, minta maaf yang banyak. Mbak Lemok aku minta maaf yang banyak, ibuku dan aku sering merepotkanmu),” demikian isi surat selembar tersebut.
Baca Juga : Diduga Depresi, Sekuriti Jombang Gantung Diri
"Dari isi suratnya itu, diduga korban nekat gantung diri karena depresi," terangnya.
Ferry ditemukan gantung diri di dapur yayasan sekitar pukul 12.45 WIB pada Minggu 16 Mei 2021. Saat seorang saksi bernama Suryana hendak makan siang dan mencuci tangan ke dapur. Dia terkejut melihat korban dalam keadaan tergantung dengan seutas tali tambang warna biru yang dikaitkan di kayu balok kuda-kuda atap.
(ADI)