Pemkot dan Warga Surabaya Kerja Bakti Bersihkan Saluran untuk Cegah Banjir

Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mengangkut sampah hasil bekas membersihkan saluran air di Kota Surabaya, Minggu (13/11/2022). (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya) Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mengangkut sampah hasil bekas membersihkan saluran air di Kota Surabaya, Minggu (13/11/2022). (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)

Pemerintah Kota Surabaya menggelar kerja bakti membersihkan saluran air bersama masyarakat melalui Program Surabaya Bergerak pada Minggu, 13 November 2022. Kegiatan ini digelar serentak di 31 kecamatan di Kota Pahlawan.

"Kegiatan ini dilakukan agar tidak ada banjir, genangan, sampah di selokan, hingga nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD)," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dikutip dari Antara, Minggu, 13 November 2022.

Eri mengatakan pihaknya telah membangun saluran-saluran primer serta melakukan pemeliharaan terhadap saluran lama guna mencegah terjadinya banjir. Menurutnya, upaya itu juga harus didukung dengan pemeliharaan saluran tersier yang terdapat di pemukiman rumah warga. 

"Maka saya berharap saluran tersier yang ada di perkampungan bisa dibersihkan agar tidak buntu. Kalau tidak dibersihkan bisa menimbulkan genangan saat turun hujan," ungkap Eri.

Eri mengatakan Pemkot Surabaya akan membantu memperlebar saluran bila diketahui terdapat saluran tersier warga yang berukuran kecil. Eri meminta masyarakat juga turut serta menjaga kebersihan saluran.

"Insyaallah Surabaya akan menjadi lingkungan yang nyaman dan bersih serta terbebas dari penyakit," tutur dia.

Eri meyakini dengan diadakannya kegiatan kerja bakti bersama ini maka masalah saluran air di Kota Surabaya bisa teratasi.

"Warga Surabaya ini punya budaya Arek. Artinya, warga itu punya rasa tolong-menolong, gotong-royong dan saling menghormati. Ketika pemerintah memberikan contoh itu, maka warga juga akan ikut bergerak," ujar Cak Eri.

Baca Juga: Khofifah Siapkan Lahan Relokasi 160 KK Korban Banjir Banyuwangi


(SUR)