Pelantikan 17 Kepala Daerah di Jatim Ditunda

Wakil Gubernur Jatim Emil  Elestianto Dardak menyerahkan SK Plh Bupati di Gedung Grahadi. (metrotv) Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyerahkan SK Plh Bupati di Gedung Grahadi. (metrotv)

SURABAYA: Pelantikan 17 Bupati/Walikota pemenang  Pilkada 2020 di Jawa Timur yang rencananya digelar Rabu  hari ini, 17 Februari 2021, dipastikan ditunda.

Untuk mengisi kekosongan jabatan bupati lama yang habis masa jawabatan, Gubernur Jatim menunjuk 16 sekda masing-masing daerah sebegai pelaksana pelaksana harian (plh).

SK pelaksana harian (PLH) Bupati ini diserahkan Wakil Gubernur Jatim Emil  Elestianto Dardak kepada 16 Sekda di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa malam, 16 Februari 2021.  
 
Enam belas sekda itu adalah Kota Surabaya, Gresik, Lamongan, Kediri, Situbondo, Kota Pasuruan, Malang, Jember, Ngawi, Ponorogo, Trenggalek, Sumenep, Mojokerto, Kota dan Kabupaten Blitar, dan Banyuwangi. Sementara Sidoarjo yang juga mengelar Pilkada 2020, masih dijabat PLH Bupati lama.

Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Timur Jempin Marbun mengatakan keputusan penundaan pelatinkan bupati/walikota terpilih itu muncul seusai rapat bersama dengan Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri secara virtual  Senin 15 Februari 2021.

Alasan penundaan pelantikan, salah satunya menunggu proses gugatan sengketa Pilkada tiga derah. Yakni Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Banyuwangi.

Sementara kepastikan kapan  pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 202o dilaksanakan, masih menunggu keputusan Mendagri. Namun kabar yang beredar, pelantikan akan digelar 26 Februari mendatang.

“Tanggal pastinya belum tahu, yang jelas ditunda hingga akhir Pebruari,” ucapnya.

 


(TOM)