Dugaan Korupsi Proyek PUPR Tulungagung Menguat, Siapa Terjerat?

Kasi Intelejen Kejari Tulungagung,  Agung Tri Radityo. (metrotv) Kasi Intelejen Kejari Tulungagung, Agung Tri Radityo. (metrotv)

TULUNGAGUNG: Dugaan korupsi di  Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menguat. Buktinya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung sudaah menaikan statusnya  dari penyelidikan ke penyidikan.

Kasi Intelejen Kejari Tulungagung,  Agung Tri Radityo mengatakan sejumlah saksi dari para pihak yang terlibat mulai diperiksa tim jaksa penyidik.

"Mulai dilakukan penyelidikan pada Januari lalu. Setelah tim penyidik memiliki indikasi kuat mengarah ke tindak pidana korupsi, Kejaksaan Tulungagung  meningkatkan statusnya menjadi penyidikan, " ujarnnya, Senin 15 Maret 2021.  

Meskipun telah naik ke penyidikan, kejaksaan belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Jaksa penyidik masih melakukan melakukan pengumpulan alat bukti, termasuk mengaudit jumlah kerugian keuangan negara.  

Kasus pembangunan ini menjadi perkara hukum lantaran pemenang kontrak tidak mengerjakan proyek sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Namun pengerjaan proyek tetap di bayar penuh.

" Rata-rata adalah proyek pelebaran dan pembangunan jalan tahun anggaran 2018, " ujarnya. 

Beberapa titik proyek yang menjadi objek penyidikan, diantaranya di Desa Penampihan, Kecamatan Sendang dan Desa Winong,  Kecamatan Kalidawir.

 

 

 


(TOM)