Petrokimia Gresik Kembali Kirim 10 Personel untuk Bantu Korban Gempa Bawean

Direktur Utama Petrokimia Gresik dan Ketua Satgas Bencana Nasional BUMN Jatim, Dwi Satriyo Annurogo (kanan) memberangkatkan tim relawan untuk berkontribusi membantu masyarakat korban gempa Pulau Bawean di Gresik, Jawa Timur pada Selasa (2/3/2024). (ANTARA Direktur Utama Petrokimia Gresik dan Ketua Satgas Bencana Nasional BUMN Jatim, Dwi Satriyo Annurogo (kanan) memberangkatkan tim relawan untuk berkontribusi membantu masyarakat korban gempa Pulau Bawean di Gresik, Jawa Timur pada Selasa (2/3/2024). (ANTARA

Jakarta: Petrokimia Gresik bersama Satgas Bencana Nasional BUMN Jawa Timur kembali memberangkatkan relawan tim medis dan psikolog untuk membantu masyarakat korban gempa di Pulau Bawean. Sebanyak 10 relawan diberangkatkan saat gelombang keempat pada Selasa, 2 April 2024.

Direktur Utama Petrokimia Gresik yang juga Ketua Satgas Bencana Nasional BUMN Jatim, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan perusahaannya terus memantau perkembangan dan berupaya untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa di Pulau Bawean.

"Mulai dari relawan untuk operasional bantuan di lokasi, tim medis hingga psikolog. Ini kami sesuaikan dengan kebutuhan di Bawean hasil koordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Jawa Timur maupun Kabupaten Gresik," kata Dwi Satriyo dikutip dari Antara, Kamis, 4 April 2024.

Sebanyak 10 relawan yang diberangkatkan pada gelombang keempat ini merupakan gabungan dari PT Pelindo Husada Citra dan PT Nusantara Sebelas Medika, di mana masing-masing mengirimkan lima relawan. Relawan terdiri dari empat orang dokter, dua perawat, dua apoteker, dan dua psikolog yang akan bertugas melayani masyarakat di Pulau Bawean hingga 6 April 2024.

"Para relawan yang berangkat hari ini menggantikan tugas teman-teman relawan yang sebelumnya diberangkatkan pada 31 Maret 2024 atau gelombang tiga. Delapan relawan yang akan pulang ini berasal dari PT Cipta Nirmala dan PT Nusantara Medika Utama," ujarnya.

Hingga saat ini, sudah sebanyak 41 relawan yang diberangkatkan ke Pulau Bawean sejak terjadinya bencana. Pada gelombang pertama dan kedua, sebanyak 23 relawan dari PT Petro Graha Medika telah dikirimkan untuk berkontribusi membantu masyarakat.

Berbagai barang kebutuhan yang telah dikirimkan sebagai bantuan tahap pertama pada 23 Maret 2024 adalah 50 dus mi instan, 250 kaleng sarden, 100 lembar selimut, 50 dus air mineral kemasan 600ml, 300 pcs pampers untuk bayi atau balita, obat-obatan, dan 30 buah terpal.

Kemudian, barang kebutuhan yang dikirimkan di tahap kedua pada 28 Maret 2024 adalah 800 kg beras, 200 liter minyak goreng, 50 karton mi instan, 25 karton mi cup, 100 kaleng sarden, 100 kaleng kornet, 20 karton susu UHT, 50 karton air mineral gelas, 100 lembar selimut, dan 500 pcs pampers.

Anggota Satgas lainnya yang turut membantu mengirimkan bantuan ke Pulau Bawean adalah PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III), Perum Pegadaian, PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Telkom (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Cabang Gresik, dan PT WIKA (Persero). Mereka pun mengirim bantuan ke masyarakat berupa berbagai bahan pangan dan sembako, kebutuhan lainnya seperti obat-obatan, tikar, selimut, terpal, pampers, serta pembalut.


(SUR)

Berita Terkait