PROBOLINGGO. Suhu politik jelang pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur semakin panas. Sejumlah masa pendukung calon kepala desa terlibat baku pukul dengan aparat kemananan, Kamis 18 November 2021.
Baku pukul terjadi saat pendukung salah satu cakades berunjuk rasa di depan Gedung Inspektorat Kabupaten Probolinggo. Aksi saling dorong dan pukul antara demonstran dan polisi tidak dapat dihindarkan.
Aksi demonstrasi ini berawal dari kekecewaan masyarakat dan LSM pendukung salah satu calon kades terhadap pihak inspektorat. Mereka menanyakan pihak inspektorat penyebab calon kepala desa pilihannya tidak lolos seleksi.
BACA: Terjerat Pinjaman Online, Pria Lamongan Nekat Curi 38 Tabung Elpiji
Salah seorang demonstran terpaksa diamankan dan dibawa masuk ke dalam halaman inspektorat. Diduga massa tidak puas dengan penjelasan inspektorat.
"Ada salah satu calon yang memang tidak kita berikan surat rekomendasi karena tidak memenuhi indikator-indokator yang kita minta. Kita berpedoman pada aturan yang ada, " ujar
Lita, Irban Keuangan dan Aset Inspektorat Kabupaten Probolinggo
Sesuai jadwal, rencananya Kabupaten Probolinggo akan melaksanakan Pilkades serentak di 253 wilayah, pada Februari 2022.
(TOM)