Balita Hanyut di Sungai Mayang Jember Terus Dicari

Petugas melakukan penyisiran di tepi Sungai Mayang yang diduga korban hanyut terseret arus sungai yang cukup deras pada Jumat (10/2/2023). ANTARA/HO-Polsek Ambulu Petugas melakukan penyisiran di tepi Sungai Mayang yang diduga korban hanyut terseret arus sungai yang cukup deras pada Jumat (10/2/2023). ANTARA/HO-Polsek Ambulu
Jember: Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian seorang balita perempuan yang diduga hanyut di Sungai Mayang, Jember, Jawa Barat, pada 11 Januari 2023. Kapolsek Ambulu, AKP Ma'ru, meyebut pencarian sampai hari ini masih terus dilanjutkan dengan melakukan penelusuran aliran sungai tempat hanyutnya kedua korban. 

Sebelumnya, Faffiru Ilallah, 5, warga Desa Karanganyar dan Bilbina, 5, warga Desa Sabrang dilaporkan hanyut di Sungai Mayang, Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Keduanya hanyut saat bermain sepeda ke tepi sungai.

Orang tua keduanya hanya hanya menemukan dua sepeda korban di pinggir sungai saat melakukan pencarian. Orang tua korban terus melakukan pencarian dengan menyusuri pinggir sungai. 

Faffiru ditemukan tersangkut ranting bambu di bantaran Sungai Mayang. Faffiru kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sabrang, Ambulu, Jawa Barat. Saat pemeriksaan, Faffiru dinyatakan sudah meninggal dunia. Jenazah Faffiru kemudian kemudian dibawa keluarganya untuk dimakamkan.

"Sedangkan untuk korban Bilbina belum berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan, namun petugas akan terus melakukan pencarian dengan menyusuri sungai hingga ke muara pantai selatan di Teluk Love," ujar Ma'ru dikutip dari Antara, Minggu, 12 Februari 2023.

Ketua Baret Rescue NasDem Jember, David Handoko Seto mengatakan pihaknya menerjunkan enam orang untuk membantu melakukan pencarian balita yang hanyut di Sungai Mayang tersebut. David mengimbau kepada orang tua berhati-hati dan selalu mengawasi anak yang sedang bermain di sekitar sungai, terutama saat sungai dengan arus deras.


(SUR)