Bupati Banyuwangi Jamin Istri Awak KRI Nanggala-402 Jadi Pegawai Pemkab

Bupati Banyuwangi  Ipuk Fiestiandani memberikan semangat kepada keluarga awak KRI Nanggala 402. (metrotv) Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan semangat kepada keluarga awak KRI Nanggala 402. (metrotv)

BANYUWANGI: Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menjamin kesejahteraan bagi keluarga awak KRI Nanggala-402 yang gugur dalam latihan peluncuran torpedo di Perairan Bali.

Salah satunya dengan cara akan menjadikan istri prajurit menjadi pegawai Pemerintah Kabupaten Banyuwangi (ASN) dengan status perjanjian kontrak.

"Kami akan memberikan perhatian bagi keluarga korban gugur di KRI Nanggala-402, terutama perhatian penuh bagi para istri yang ditinggalkan, ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat berkunjung ke rumah istri ABK kapal selam KRI Nanggala 402, Serda Ede Pandu.

Didampingi Komandan Pangkalan TNI AL Letkol Laut, Eros Wasis, orang nomor satu di Banyuwangi itu juga menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban KRI Nanggala-402.

"Pemda juga menjamin kesejahteraan bagi mereka. Pemerintah Banyuwangi juga memberikan tempat bagi para istri prajurit yang gugur untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak, " tandasnya.

Di Banyuwangi sendiri, ada dua prajurit yang menjadi bagian dari 53 awak kapal selam KRI Nanggala- 402 yang dinyatakan gugur.


(TOM)