Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek, Ririn Hari Setiani, mengatakan vaksinasi tersebut diprioritaskan untuk sapi perah. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan penyediaan vaksin.
Menurut Ririn, vaksinasi sapi bertambah 298 ekor sehingga total yang sudah divaksin sebanyak 9.719 ekor. Vaksinasi kambing bertambah 337 ekor, sehingga total yang sudah divaksin sebanyak 2.228 ekor. Dan Vaksinasi domba bertambah 47 ekor sehingga total menjadi 139 ekor.
Selain vaksinasi, Dinas Peternakan juga melakukan berbagai upaya pencegahan lainnya dengan memberikan sosialisasi kepada berbagai kalangan masyarakat. Lewat sosialisasi tersebut, Ririn berharap bisa memberikan gambaran kepada masyarakat tentang apa yang harus dilakukan agar penyakit PMK di Trenggalek bisa dicegah.
"Kami sosialisasikan lewat selebaran dan spanduk yang dipasang, kemudian KIE ke peternak dan pedagang sapi, juga di pasar-pasar. Jika ada ternak mengarah pada gejala LSD (lumpy skin disease), segera hubungi petugas medis veteriner terdekat atau bisa hubungi hotline Dinas Peternakan 0822-3190-3384 dan 0822-3254-9854. Alhamdulillah di Trenggalek belum ada temuan hewan ternak terpapar penyakit LSD," kata Ririn, mengutip antaranews.com, Kamis, 19 Januari 2023.
(SUR)