Puluhan Desainer Tampilkan Karya Bergaya Retro di Surabaya Fashion Trend 2022

Seorang model memeragakan salah satu busana pada Surabaya Fashion Trend (SFT) yang digelar di Surabaya, Jumat (11/11/2022). ANTARA/HO/WI Seorang model memeragakan salah satu busana pada Surabaya Fashion Trend (SFT) yang digelar di Surabaya, Jumat (11/11/2022). ANTARA/HO/WI

Ajang peragaan busana  tahunan Surabaya Fashion Trend (SFT) kembali digelar di Surabaya, Jumat, 11 November 2022. Acara itu  menampilkan busana bergaya retro tahun 1970 hingga 1990-an.

"SFT mengusung konsep Avocative diadaptasi dari Indonesia Trend Fashion 2022," kata Ketua Pelaksana SFT 2022 Mega Ma, dikutip dari Antara, Jumat, 12 November 2022.

Acara fashion show ini ditujukan sebagai wadah berkembangnya pelaku atau desainer fesyen generasi muda Indonesia. Dengan mengenang keindahan di masa lalu, menjadikan sumber ide dan bentuk tampilan kontemporer. 

"SFT ini sebagai panduan untuk tren fesyen tahun depan," ucap Mega Ma

 SFT digelar selama tiga hari dengan menampilkan sekitar 200 busana dari puluhan desainer.

Mega Ma mengatakan, busana retro yang ditampilkan dominasi warna mencolok yang ceria. "Kami melihat tahun depan lebih ke gaya retro dengan warna mencolok dan styling retro dan aksesoris nya," tuturnya.

Acara ini juga sebagai bentuk sikap optimisme dari para pegiat fesyen untuk terus melahirkan kreativitas menuju era next normal setelah pandemi COVID-19.

"Industri fesyen ke depan prediksi saya lebih maju, tapi selama keadaan seperti ini saya yakin perkembangan fesyen semakin pesat," katanya.

Acara dilengkapi dengan fashion show, exhibition, workshop dan talkshow.

Baca Juga: Our Reworked World Dorong Slow Fashion Untuk Berdayakan UMKM dan Kurangi Pencemaran  


(UWA)