Pencarian PNS Bunuh Diri Ngawi Terus Dilakukan

Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya bersama petugas gabungan melakukan penyisiran sungai bengawan solo untuk mencari korban Avia (Foto / Metro TV) Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya bersama petugas gabungan melakukan penyisiran sungai bengawan solo untuk mencari korban Avia (Foto / Metro TV)
NGAWI : Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri dan relawan terus melakukan penyisiran di aliran sungai bengawan Solo untuk mencari Avia Devi (37). Sebelumnya, PNS di salah satu rumah sakit di Ngawi ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari jembatan.

Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya mengatakan sejak Selasa pagi 26 Januari 2021 mulai pukul 08.00 WIB pencarian sudah dilakukan. Pencarian itu melibatkan 63 personel gabungan.

"Kami melakukan penyisiran dengan titik awal di sekitar lokasi jembatan hingga pertemuan antara sungai bengawan solo dengan bengawan Madiun," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordiansi dengan petugas BPBD Bojonegoro yang berupakan terusan dari bengawan solo dan Madiun untuk melakukan pemantauan.

Sementara itu, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan sudah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor, handphone dan sandal.

"Dugaan sementara korban kemungkinan depresi lantaran permasalahan keluarga dan permasalahan ekonomi yang membebaninya," kata mantan Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga sekitar jembatan Ngunengan Desa Selopuro Kecamatan Pitu, Ngawi dihebohkan dengan peristiwa loncatnya seorang wanita ke sungai bengawan solo. Wanita yang diketahui sebagai seorang PNS rumah sakit itu bernama Avia Devi warga Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Ngawi.

 


(ADI)